Membongkar Kedok Yusuf Al-Qaradhawi

Silahkan download disini -> Membongkar Kedok Yusuf Al-Qaradhawi – Pdf File

Posted on Oktober 31, 2011, in Syaikh Ahmad bin Muhammad bin Manshur Al 'Udaini Al-Yamani. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Saya berfikir apakah seperti ini tulisan seorang muslim yang baik?
    Dari judulnya saja sudah terkesan provokatif.

    • Pembahasan ini bukanlah serangan emosional namun pemaparan dan analisa atas kenyataan yang ada di hamparan umat agar kita dapat menggapai kedudukan yang tinggi dan mulia serta sempurna sekedar kemampuan kita. Juga bukan untuk mengorek aib pribadi seseorang namun sebagai kritik bagi diri sendiri. Juga bukan karena permusuhan individu namun sekedar taushiah kepada Qaradhawi dan para pengikutnya akan berbagai kekeliruan yang mungkin saja sebelumnya tidak pernah mereka pedulikan agar mereka luruskan sebelum hilangnya kesempatan.

      Bila pembaca menelaah kitab Qaradhawi atau perkataan Qaradhawi dalam koran maka pasti akan menemukan banyak penyimpangan baik dalam aqidah, metode istidlal (mengambil hukum dari suatu dalil), menyelisihi AI Qur’an dan As Sunnah serta ijma’, menggunakan hadis dhaif, hadis palsu, dan hadis yang tidak ada asalnya. Dia juga mencela ulama Ahlus Sunnah dan memuji ahlul bid’ah.

      Aliran-aliran sesat (mu’tazilah, sufi, jahmiyah, khawarij, asy’ariyah, murji’ah, dan rafidlah) yang menghiasi kebatilan dan memutarbalikkan kebenaran. Mereka pandai mengotak-atik kebenaran. Yang ma’ruf dijadikan mungkar dan yang mungkar dijadikan ma’ruf, yang sunnah dijadikan bid’ah dan yang bid’ah dijadikan sunnah. Umat dirancukan pemahamannya terhadap ajaran Islam, sehingga sebahagian umat mengira mereka sebagai ulama, mufti, hafidh, serta ahli hadis.

      Orang-orang yang konsisten terhadap Al Qur’an dan As Sunnah mereka tuding sebagai orang yang hanya berpegang pada kulitnya saja. Ahlus Sunnah yang mendahulukan nas-nas wahyu daripada yang lainnya mereka anggap sebagai orang yang jahil dan kurang akal.

      Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menyebutkan (dalam Kitab-Nya) orang-orang kafir, munafik, dan fasik beserta kekafiran dan permusuhan melawan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya. Disini Allah tidak menyebutkan kebaikan-kebaikan mereka sedikitpun. Padahal sejahat-jahatnya mereka pastilah masih mempunyai amalan yang terpuji. Dan sebaliknya, Allah menyebut dan memuji orang-orang Islam dalam kitab-Nya tanpa menyebutkan keburukan-keburukan mereka. Padahal tidak diragukan lagi bahwa mereka bukan orang yang makshum dari maksiat dan kesalahan.

      Semoga kitab ini bisa diterima dan bermanfaat. Amiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: